Tuesday, November 8, 2011

Pendaftaran Domain .id Dihentikan Sembilan Hari

foto berita artikel

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Sigit Widodo menjelaskan penghentian sementara pendaftaran domain .id ini akan dilakukan pada 17 November 2011 pukul 00.00 WIB. Rencananya peralihan sistem ini akan selesai pada 25 November 2011 pukul 24.00 WIB. PANDI masih akan memberi kesempatan bagi perusahaan penyedia jasa Internet dan penyedia hosting yang akan menyelesaikan pembayaran bisa dilakukan maksimal pada 16 November 2011 pukul 17.00 WIB. Sementara pendaftaran domain .id sekaligus akses Internet berdomain .id baru bisa dibuka kembali pada 26 November 2011 pada 00.00 WIB.

Pada Januari 2012 nanti, PANDI akan membuka kesempatan bagi perusahaan yang berniat menjadi registrar. Layanan tersebut terbuka bagi semua perusahaan yang memenuhi persyaratan teknis, administratif, dan finansial. Registrar adalah perusahaan penyedia jasa Internet atau penyedia web hosting. Sigit meminta registrar tidak sekadar memasarkan nama domain. Namun, lebih bisa dipasarkan dengan cara paket layanan akses Internet maupun web hosting sehingga bisa menjadi paket premium.


Sumber: Beritanet

Cukup Panggil Lewat Ponsel, Mobil pun Menghampiri

Tokyo - Bagaimana mobil di masa depan? Tak perlu lagi kita melangkah ke parkiran untuk mengendarai mobil. Cukup tekan tombol di telepon genggam, mobil pun akan otomatis menghampiri kita. Itulah visi kendaraan masa depan yang digagas Nissan lewat mobil konsep masa depan PIVO 3.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/11/2011) mobil kecil dengan tenaga listrik ini bisa mencari lokasi parkir, kemudian parkir sendiri tanpa perlu dikemudikan manusia. Itu berkat sistem Automated Valet Parking (AVP). Namun syaratnya sistem ini bisa bekerja jika infrastrukturnya sudah lengkap.

Mobil pun bisa mengisi baterainya sendiri dan langsung mendekati pengendaranya jika diperlukan.


PIVO 3 merupakan kendaraan kompak 3 kursi dengan panjang di bawah 3 meter. Dengan sistem roda belakang yang unik dan sistem IWM (in-wheel motors) membuat PIVO 3 bisa membuat putaran U (U-turn) di jalan yang lebarnya hanya 4 meter. Roda belakangnya bisa berputar seperti halnya roda depan.

Nissan akan memamerkan mobil unik ini di Tokyo Motor Show pada bulan Desember 2011 nanti.

Sumber: Detik Oto

Video Game Efektif untuk Terapi Pasien ICU

Jakarta, Siapa yang tak suka bermain video game? Di samping menghibur, permainan ini telah lama diketahui dapat membantu memulihkan kemampuan gerak pasien stroke. Tapi ternyata manfaat kesehatnya tak hanya itu. Penelitian baru dari John Hopkins menunjukkan bahwa game ini juga dapat menjadi terapi fisik yang efektif.

Dalam sebuah laporan yang dipublikasikan secara online dalam Journal of Critical Care, para peneliti mempelajari kelayakan penggunaan video game untuk melengkapi terapi fisik di Intensive Care Unit (ICU).

Para peneliti Johns Hopkins mengidentifikasi 22 orang pasien dewasa yang sakit kritis selama satu tahun. Pasien-pasien tersebut diajak bermain video game sebagai bagian dari terapi fisik rutin. Pasien-pasien ini merupakan sebagian dari 410 pasien yang mendapat terapi fisik standar di ICU.

Para pasien dalam penelitian ini kebanyakan adalah laki-laki berusia 32 sampai 64 tahun. Umumnya, para pasien dirawat di ICU karena masalah kesehatan seperti kegagalan pernapasan, sepsis (peradangan seluruh tubuh), dan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Seluruh pasien berpartisipasi dalam 42 sesi terapi dengan menggunakan video game konsol Nintendo Wii dan Wii Fit. Semua pasien dapat menyelesaikan kegiatan ini selama hampir setengah dari sesi 20 menit dan diawasi langsung dari seorang terapis fisik.

Video game yang paling umum dimainkan adalah tinju, bowling, dan penggunaan papan keseimbangan. Pemilihan permainan ini memang bertujuan untuk meningkatkan stamina dan keseimbangan pasien.

"Pasien yang dirawat di unit perawatan intensif medis sangat sakit dan meskipun telah mendapat terapi fisik, mereka masih bermasalah dengan otot, keseimbangan dan koordinasi tubhnya untuk dapat sembuh," kata Michelle E Kho, PT, PhD, asisten profesor Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Johns Hopkins yang memimpin penelitian itu.

"Kami selalu mencari cara kreatif untuk meningkatkan perawatan rehabilitasi pasien yang sakit kritis, dan penelitian kami menunjukkan bahwa video game interaktif dapat membantu," imbuhnya seperti dilansir Epharmapedia.com, Selasa (8/11/2011).

Terapi video game dalam durasi pendek sangat ideal dan sangat murah dibandingkan dengan peralatan medis di ICU. Apabila ditambahkan dengan terapi fisik secara teratur, video game dapat meningkatkan minat pasien untuk mengikuti terapi dan termotivasi untuk melakukan terapi lagi.

"Penelitian kami memiliki keterbatasan karena pasien tidak dipilih secara acak, sesi video game yang jarang dilakukan, dan jumlah pasien yang kecil. Langkah selanjutnya adalah mempelajari apa manfaat terapi fisik yang terbaik dari video game ini," pungkas Kho.

sumber: Detik health